Miliki Citarasa Terendiri, Mie instan Indonesia Tembus Pasar Non-Tradisional

- Kamis, 9 Desember 2021 | 14:11 WIB
foto ilustrasi Pixabay-Gianyasa
foto ilustrasi Pixabay-Gianyasa

HALLO SIDOARJO, Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan IEB Institute (Indonesia Eximbank Institute) sebutan untuk unit riset Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bahwa konsumsi mie instan meningkat.

Menurut IEB, ini berdasarkan World Instant Noodle Association mie yang menyatakan, konsumsi mie instan global mencapai 116,56 miliar porsi, dan Indonesia berada di peringkat kedua dengan mengkonsumsi 12,6 miliar porsi.

Kepala Divisi IEB Institute LPEI, Rini Satriani peniongkatan ini atau setara dengan 10,84 persen konsumsi dunia di 2020.

Baca Juga: KPU Jatim Anggarkan Pikada Serentak 2024 Naik Sebesar Rp 1.9 Triliun

“Meningkatnya konsumsi mie instan ini juga dikonfirmasi oleh hasil survei yang dilakukan Trailer Park Group Variety (TPG) atau Variety Intelligence Platform Covid Impact Study,” ujar Rini.

Dia menmabahkan, TPG mencatat bahwa, masyarakat usia produktif di AS lebih banyak menonton TV, film dan media digital lainnya pada masa pandemi.

“Ini yang turut mendongkrak konsumsi mie instan sebagai salah satu jenis makanan yang mudah diolah dan dikonsumsi ketika meningkatnya waktu yang dihabiskan di rumah,” kata Rini.

Baca Juga: Jaga Laut Indonesia, KKP Kembali Berhasil Tangkap 3 Kapal Asing Berbendera Malaysia

Lebih lanjut Rini menjelaskan,  bahwa Indonesia tidak hanya mengkonsumsi untuk di dalam negeri saja tetapi mie instan Indonesia sudah diekspor dengan tren yang meningkat termasuk ke pasar non-tradisional,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Yanuar Azis Tofan

Sumber: IEB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X